DOWNLOADs REDAKSI Edisi II 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.1 comment so far
Silakan Download Dokumen Dibawah Ini, Semoga bermanfaat :
- REDAKSI Edisi II (Versi Cetak)
- Kumpulan Khutbah Hari Raya Idul Fitri
- E-Book “Membangun Sains Dan Teknologi Menurut Kehendak Tuhan”
Do’a Redaksi : “Yaa Allah, tambahkanlah kami ilmu dan berilah kami kefahaman dari-Mu”
“Membangun Sains Dan Teknologi Menurut Kehendak TUHAN” (Redaksi II) 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.1 comment so far
Dalam sebuah ayat alqur’an difirmankan : “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan (Ahladdzikri) jika kamu tidak mengetahui” (QS. An-Nahl : 43), yang dimaksud Ahladdzikri adalah orang-rang yang mempunyai pengetahuan yang bersumber dari Allah, baik dari Kitab Al-Qur’an, Hadits Nabi maupun alam semesta ini.
Dalam penciptaan alam semesta ini sebagaimana yang tersurat dalam ayat-ayat al-qur’an, mulai dari proses penciptaan jagad raya, proses penciptaan manusia, dan lain sebagainya, semuanya mengandung pengetahuan sains dan teknologi yang kemudian memberikan inspirasi kepada manusia sebagai makhluq yang dibekali akal pikiran untuk mengembangkan pengetahuan tersebut, sehingga menjadi cabang-cabang keilmuan yang berbasis sains dan teknologi yang bermanfaat bagi manusia dan alam raya ini. (lagi…)
Ramadhaniy (Redaksi II) 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.add a comment
Dalam sebuah Hadits Rasulullah SAW. bersabda, “Setiap amal anak Adam bagi dirinya. Satu kebaikan diberi balasan dengan Sepuluh kebaikan yang serupa hingga tujuh ratus kali. Allah berfirman: ‘Kecuali puasa. Puasa itu bagi-Ku dan Aku membalasnya. Dia meninggalkan makanan karena Aku, meninggalkan minuman karena Aku dan meninggalkan istrinya karena Aku’.” (Diriwayatkan Al-Bukhary, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzy & An-Nasa’y)
Hadits Ibnu Abbas Radiallahu ‘anhu :”Rasulullah Sallalahu ‘Alaihi Wasallam telah mewajibkan zakat fithrah itu sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan ucapan yang kotor dan sebagai pemberi makan orang yang miskin …” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Daraquthni dan Hakim)
Nabi Bersabda : “Tidaklah dua orang Muslim ketika bertemu lalu ber-SALAM-an, melainkan diampunkan dosa keduanya sebelum berpisah. (HR Abu Dawud & Muslim)
“Bukanlah yang disebut hari raya (ied) itu hanya untuk orang-orang yang berpakaian serba baru, akan tetapi yang dinamakan hari raya itu adalah bagi orang yang bertambah ketaatannya kepada Allah SWT.” (Kata Hikmah). (red)
Membuka Pintu Surga Dengan Teknologi Informasi (Redaksi II) 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.add a comment
Alhamdullillah, teknologi informasi & internet saat ini telah banyak memudahkan & memungkinkan banyak hal, batasan ruang, waktu menjadi hilang. Silaturahmi dapat dilakukan kapan saja. Ukhuwwah Islamiyah menjadi lebih berkualitas seiring frekuensi interaksi bebas hambatan yang dilakukan. Pemahaman arti Islam mengakar, tidak dogmatik yang sulit diterima logika.
Internet mungkin bisa menjadi tempat yang paling baik untuk mempererat ukhuwwah islamiyah, berbagai forum & komunitas menjamur secara aktif mengajak umat untuk bersilaturahim.
Julukan internet sebagai “gudang ilmu pengetahuan”, “perpustakaan terbesar di dunia” atau “sumber segala informasi yang dapat diakses siapa saja, kapan saja dan dimana saja” tampaknya tak berlebihan. Kini berbagai macam situs di internet dengan berbagai macam materi dan topik sudah bisa dijadikan bahan untuk memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan, termasuk ilmu agama islam dengan berbagai cabang keilmuannya (Al-Qur’an, Fiqh, Tauhid, dll.) yang bisa dinikmati hanya dengan satu kali klik saja. (lagi…)
“Taqoballahu Minnaa Waminkum” (Redaksi II) 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.add a comment
Ramadhan tahun ini akan segera pergi meninggalkan kita, bulan yang penuh rahmat dan ampunan telah kita lewati, segenggam harapan kita tebar semoga kita kan jumpa ramadhan tahun depan.
Penghapusan salah dan dosa vertikal (hablu minallah) tlah dijanjikan, sekarang giliran kita melebur dosa antar sesama manusia (hablu minannaas) untuk menyempurnakannya.
Halal bi halal merupakan tradisi peleburan dosa dan saling memaafkan kesalahan antar sesama yang dilakukan umat islam di Indonesia dengan cara bersilaturrahim dan bersalam-salaman dengan keluarga, sanak-saudara dan sahabat. Tradisi halal bi halal hanya dilakukan di Indonesia dan konon pencetusnya adalah ulama’-ulama’ Jombang (KH. Wahid Hasyim & KH. Wahab Hasbullah, red) (lagi…)


