“Membangun Sains Dan Teknologi Menurut Kehendak TUHAN” (Redaksi II) 24 September 2008
Posted by Admin FTSI in REDAKSI.trackback
Dalam sebuah ayat alqur’an difirmankan : “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan (Ahladdzikri) jika kamu tidak mengetahui” (QS. An-Nahl : 43), yang dimaksud Ahladdzikri adalah orang-rang yang mempunyai pengetahuan yang bersumber dari Allah, baik dari Kitab Al-Qur’an, Hadits Nabi maupun alam semesta ini.
Dalam penciptaan alam semesta ini sebagaimana yang tersurat dalam ayat-ayat al-qur’an, mulai dari proses penciptaan jagad raya, proses penciptaan manusia, dan lain sebagainya, semuanya mengandung pengetahuan sains dan teknologi yang kemudian memberikan inspirasi kepada manusia sebagai makhluq yang dibekali akal pikiran untuk mengembangkan pengetahuan tersebut, sehingga menjadi cabang-cabang keilmuan yang berbasis sains dan teknologi yang bermanfaat bagi manusia dan alam raya ini.
Setelah kita tersadar bahwa segala ilmu pengetahuan bersumber dari Allah SWT, maka sudah selayaknya kita membangun sains dan teknologi sesuai dengan kehendak Allah SWT, yakni sesuai dengan aturan-aturan dan petunjuk-petunjuk Allah SWT baik yang tersurat dalam kitab Al-Qur’an maupun yang tersirat di sekitar kita (alam semesta).
Allah SWT Berfirman : “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku (Allah), sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku (Allah), meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”
(QS. Al-Kahfi : 109)
Selengkapnya : Membangun Sains Dan Teknologi Menurut Kehendak TUBAN (GILIRAN Timur Books, 2007)
Resensator : M Surur (surur_25@yahoo.com)



belajar dan belajar